0

Loading ...

Sejarah Diperingati Bulan K3 Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 Februari

Bulan K3 Nasional yang dilakukan setiap tanggal 12 Januari hingga 12 Februari bukan sembarang agenda kampanye namun memiliki Sejarah dan tujuan yang ingin dicapai.

Berdasar pada sejarahnya, Bulan K3 Nasional dilakukan selama satu bulan dan berakhir pada 12 Februari sesuai KEPMENAKER No.Kep.463/MEN/1993.

Sejarah mengatakan Bulan K3 Nasional yang berakhir pada 12 Februari bukan sekedar kampanye. Namun sebagai Upaya peringatan dan peningkatan kesadaran akan keselamatan diri dalam lingkungan kerja.

Pada tahun 2009, Gerakan ini mulai aktif bergema dengan terwujudnya “Gerakan Efektif Masyarakat K3 (GEMA DAYA K3).

Sejarah diperingati budaya K3 bertepatan dengan 100 tahun diterapkannya Peraturan Keselamatan Kerja di Indonesia oleh pemerintah Belanda melalui pemberlakukan Veiligheidsdreglement 1910.

Peringatan Bulan K3 Nasional ini bertujuan untuk menciptakan tempat kerja aman, nyaman dan sehat menuju zero accident. Sehingga produktivitas dan produksi nasional meningkat, nihil kecelakaan.

Atas dasar tersebut diharapkan lingkungan kerja aman, terkontrol dan terpenting berkurangnya risiko kecelakaan dan penyakit yang terjadi karena kelalaian saat bekerja.

Kelalaian kecelakaan bisa terjadi karena adanya kurangnya pengawasan baik terhadap kondisi fisik ataupun peralatan yang tidak layak beroperasi.

Mengutip dari tomojikan.com, makna dibalik Bulan K3 Nasional diantaranya:
1. Meningkatkan Kesadaran

Ini merupakan tujuan utama dari kampanye Bulan K3 Nasional, meningkatnya kesadaran terhadap risiko kerja dan penyakit yang mungkin terjadi.

Hal ini dapat dilakukan dengan peningkatan informasi dan kampanye yang terulang dan penerapan K3 yang sesuai dengan standar yang berlaku.

2. Menambah Pengetahuan

Pembuatan aktivitas atau kegiatan selama Bulan K3 Nasional berlangsung mampu meningkatkan sense of belonging dan awareness terkait pengetahuan hingga norma keselamatan dan kesehatan kerja.

3. Pengenalan Budaya K3

Budaya K3 di tempat kerja tidak hanya diketahui dan diterapkan oleh Sebagian orang khususnya safety. Namun, Budaya K3 harus diketahui dan dilakukan oleh semua elemen di setiap Perusahaan.

4.Meningkatkan Kerjasama Berbagai Pihak

Peringatan Bulan K3 Nasional diharapkan mampu meningkatkan Kerjasama antara seluruh elemen Perusahaan, hingga eksternal yakni pemerintah, Perusahaan, serikat kerja dan Masyarakat.

5. Mewujudkan SDM yang Unggul

Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul diharapkan mampu memperkuat pemahaman dan pelaksanaan K3.

6. Mempertegas Prioritas “Safety First”

Safety First bukan sekedar slogan namun prioritas di lingkungan kerja yang harus dilakukan oleh seluruh elemen demi kebaikan diri sendiri dan orang lain.

Dengan diperingatinya Bulan K3 Nasional diharapkan bukan sekedar peringatan namun bentuk peningkatan tanggung jawab semua pihak dalam meningkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja.***

Penulis : Putri Sry Rahmawaty

Sumber: tomojikan.com, kumparan.com

Sumber Foto: Bara Indo Consulting


Comments

Leave a comment