0

Loading ...

Peran Pengawas Operasional dalam Pertambangan Mineral dan Batu bara

 – Pertambangan mineral dan batu bara merupakan salah satu sektor dengan risiko tinggi. Oleh karena itu, diperlukan pengawas operasional yang paham mengenai perundang-undangan untuk mengelola risiko tersebut.

Keberadaan pengawas operasional yang kompeten sangat diperlukan agar kegiatan operasional pertambangan mineral dan batu bara berjalan dengan aman dan efisien.

Salah satu komponensi penting dalam sumber daya manusia di sektor pertambangan adalah pengawas operasional. Pengawas operasional bertugas melakukan inspeksi, pemeriksaan, dan pengujian terhadap kegiatan operasional pertambangan mineral dan batu bara.

Pengawas Operasional bertanggung jawab langsung kepada Kepala Teknik Tambang (KTT) atau Penanggung Jawab Teknik dan Lingkungan (PTL).

Menurut Keputusan Menteri Nomor 1827 K/30/MEM/2018, pengawas operasional bertanggung jawab atas keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan semua pekerja di bawah pengawasannya.

Pengawas operasional dalam industri pertambangan mineral dan batubara dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu Pengawas Operasional Pertama (POP), Pengawas Operasional Madya (POM), dan Pengawas Operasional Utama (POU).

Pembagian ini bertujuan untuk mengelompokkan tanggung jawab sesuai dengan tingkat pengalaman dan keahlian.

Dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten, diperlukan kerja sama yang erat antara pemerintah, lembaga sertifikasi kompetensi, dan industri pertambangan.

Kolaborasi ini menjadi kunci dalam mencetak pengawas operasional yang mampu memenuhi kebutuhan industri.

Salah satu bentuk kerja sama tersebut adalah penerapan Standar Kompetensi Kerja Khusus (SKKK). SKKK ini mencakup kompetensi teknis dan non-teknis yang harus dimiliki oleh pengawas operasional di sektor pertambangan mineral dan batubara.

Pengawas operasional memiliki peran penting dalam menjamin keselamatan kerja di area pertambangan. Mereka memastikan bahwa semua aktivitas dilakukan sesuai dengan standar keselamatan dan prosedur yang telah ditetapkan.

Selain pengawas operasional, pengawas teknis juga memegang peran yang tidak kalah penting. Keduanya bekerja sama untuk mengawasi dan memastikan bahwa semua proses operasional berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Tugas dan tanggung jawab pengawas operasional tidak hanya penting bagi keberhasilan perusahaan tetapi juga untuk melindungi keselamatan para pekerja. Dengan begitu, operasi pertambangan dapat berjalan secara berkelanjutan tanpa mengorbankan aspek keselamatan.

Keselamatan kerja di sektor pertambangan adalah prioritas utama. Oleh karena itu, peran pengawas operasional sangat vital dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif bagi semua pihak yang terlibat.***


Penulis : Putri Sry Rahmawaty

Sumber: ilmutambang.com




Comments

Leave a comment