0

Loading ...

Pentingnya Sertifikasi Juru Ukur Tambang bagi Surveyor Pertambangan, Bagaimana Teknis Pelatihannya?

Surveyor memegang peran penting dalam menentukan titik pertambangan. Oleh karena itu surveyor tambang harus kompeten dan telah mengikuti Sertifikasi Juru Ukur Tambang.

Sertifikasi Juru Ukur Tambang ini perlu dilakukan sebagai salah satu cara meningkatkan skill dan kompetensi para surveyor di pertambangan.

Dilansir dari esdm.go.id, Sertifikasi Juru Ukur tambang bagi surveyor pertambangan telah tertulis pada Keputusan Menteri Energi Sumber Daya Mineral No. 1827.K/26/MEM/2018.

KEPMEN tersebut menyebutkan bahwa hanya orang yang telah memiliki Sertifikat Juru Ukur yang diakui Kepala Pelaksana Inspeksi Tambang yang dapat menjadi Juru Ukur Tambang.

Selanjutnya, disebutkan bahwa khusus untuk tambang bawah tanah, juru ukur harus memiliki pengalaman di tambang bawah tanah atas persetujuan Kepala Pelaksana Inspeksi Tambang.

Sehingga dapat dinyatakan bahwa Sertifikasi Juru Ukur Tambang ini sangat penting dimiliki oleh para surveyor tambang, hal ini sesuai dengan isi Kepmen tersebut.

Lalu apa manfaat Sertifikasi Juru Ukur Tambang?

Keikutsertaan para surveyor dalam Sertifikasi Juru Ukur Tambang tentu memiliki manfaat, dikutip dari bpsdm.esdm.go.id manfaat sertifikasi diantaranya sebagai berikut,

Pertama, surveyor mampu menyiapkan peralatan, mengukur polygon dan mengukur situasi.

Kedua, surveyor mampu membuat desain peta topografi dan peta penampang.

Ketiga, surveyor mampu melakukan perhitungan luas dan volume serta mematok batas wilayah pertambangan.

Dari ketiga manfaat diatas, maka dapat dikatakan bahwa peranan Juru Ukur Tambang sangatlah penting, dalam membantu dan fungsi Kepala Teknik Tambang yang sesuai dengan Kewajibannya berdasar pada ketentuan yang berlaku.

Bagaimana teknis pelatihann Juru Ukur Tambang?

Pelatihan Juru Ukur Tambang terdiri atas pemberian materi mengenai Penyusunan dan Penerapan Rencana Kerja, Peraturan dan Prinsip Kerja K3 Pertambangan, Pengetahuan Dasar Penentuan Posisi, Kerangka Dasar Pemetaan dan Pengukuran Situasi dan Detail Stake out.

Selain itu, dalam pelaksanaan Sertifikasi Juru Ukur Tambang diberikan praktik penggunaan alat total station secara langsung ke lapangan.

Terakhir, surveyor yang telah mengikuti Diklat dan Sertifikasi Juru Ukur Tambang akan melakukan Uji Kompetensi dihadapan Asessor sebagai bentuk telah berkompeten dan lulus sebagai Juru Ukur Tambang.***

Penulis : Putri Sry Rahmawaty

Sumber:https://esdm.go.id/id, psdm.esdm.go.id


Comments

Leave a comment